Jumat

14B. soal Indikator asam basa

 


Kompetensi dasar

3.10  Menjelaskan konsep asam dan basa serta kekuatannya

dan kesetimbangan pengionannya dalam larutan 


Indikator Pencapaian 

Mengidentifikasi sifat larutan asam dan basa dengan berbagai indicator asam basa.Memperkirakan pH suatu larutan elektrolit yang tidak dikenal berdasarkan hasil pengamatan

trayek perubahan warna berbagai indicator asam dan basa.


Indikator Asam Basa 


Indikator asam basa dapat berupa :

  1. Alat indikator (pH meter)

  2. Senyawa kimia (dapat berupa larutan indikator dan kertas indikator )


Indikator asam basa adalah senyawa khusus yang ditambahkan pada larutan, dengan tujuan mengetahui

kisaran pH dalam larutan tersebut. 

Indikator asam basa biasanya adalah asam atau basa organik lemah. 

Senyawa indikator akan membentuk reaksi kesetimbangan sehingga memiliki warna yang berbeda

saat kesetimbangan bergeser kekanan atau kekiri


Sebagai contoh Indikator fenolftalein (indicator pp) berwarna merah pink

jika berada dalam suasana basa dan tak berwarna saat berada dalam suasana netral dan asam.

gambar indikator pp


Jika suatu indikator  bersifat asam lemah diberi simbol HIn. 

Dalam reaksi ionisasinya terjadi kesetimbangan :
          HIn            H+  +  In-
      (warna A)              (warna B)

      suasana asam         suasana basa
Pergeseran kesetimbangan ditentukan oleh pH dari lingkungan (larutan yang diuji).

Dalam larutan asam reaksi kesetimbangan  indicator akan bergeser kea rah kiri (kea rah HIn)

sehingga warna indicator ditentukan oleh warna A.

Dalam larutan basa reaksi kesetimbangan  indicator akan bergeser kearah kanan

(HIn lebih banyak yang terurai menjadi  H+ dan  In)

sehingga warna indicator ditentukan oleh warna B.


Contoh bebrapa indicator:

Indikator

Trayek pH

Asam

Basa

Timol biru

1,2 - 2,8

merah

kuning

Metil kuning

2,9 - 4,0

merah

kuning

Metil oranye (MO) 

3,1 - 4,4

merah

oranye

Bromfenol biru (BTB)

3,0 - 4,6

kuning

biru-ungu

Bromkresol hijau

4,0 - 5,6

kuning

biru

Metil merah

4,4 - 6,2

merah

kuning

Bromkresol ungu

5,2 - 6,8

kuning

ungu

Timol biru

8,0 - 9,6

kuning

biru

Fenolftalein (pp)

8,0 - 10,0

tak berwarna

merah

Alizarin kuning

10,0 - 12,0

kuning

lilac


Indikator

Trayek pH

Perubahan Warna

Metil jingga (MJ)

2,9 – 4,0

Merah  –  kuning

Metal merah (MM)

4,2 – 6,3

Merah  –   kuning

Bromtimol biru (BTB)

6,0 – 7,6

Kuning  –  biru

Fenolftalein (PP)

8,3 -  10,0

Tidak berwarna merah



Indikator Asam Basa Alami

Senyawa alam banyak yang digunakan sebagai indikator asam basa alami.

Beberapa tumbuhan yang bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan indikator asam basa alami

antara lain adalah kubis ungu, sirih , kunyit, dan bunga yang mempunyai warna

(anggrek, mawar, kamboja jepang, bunga sepatu, asoka, bunga kertas). 


Cara membuat indikator asam basa alami adalah:

Menumbuk bagian bunga yang berwarna.

Menambahkan sedikit akuades (bisa juga ditambah alkohol) pada hasil tumbukan

sehinggadidapatkanekstrakcair.Ekstrak diambil dengan pipet tetes dan diteteskan dalam  plat tetes porselin.

http://teklabkelompok5.blogspot.com/2014/09/1_14.html


Menguji dengan meneteskan larutan asam  dan basa pada ekstrak,

sehingga ekstrak dapat berubah warna.


Jika rumus kimia senyawa basa yang dapat digunakan sebagai indikator dilambangkan InOH. 

          InOH             In+  +  OH-
      (warna A)          (warna B)

      suasana basa       suasana asam

Jika larutan InOH diteteskan ke dalam larutan NaOH maka reaksi yang terjadi:

NaOH + In+  InOH  + Na+

                Warna A menjadi lebih dominan


Jika larutan InOH diteteskan ke dalam larutan HCl maka reaksi yang terjadi:

HCl + InOH  InCl  + H2O

                       (In+  +  Cl-)

                    Warna B menjadi lbih dominan

Atau reaksi:

HCl + InOH  In+  +  Cl- +  H2O


Pengamatan beberapa indikator asam basa alami.

Warna Bunga

Nama Bunga

Warna Air Bunga

Warna Air Bunga Keadaan Asam

Warna Air Bunga Keadaan Basa

Merah

Kembang sepatu

Ungu muda

Merah

Hijau tua

Kuning

Terompet

Kuning keemasan

Emas muda

Emas tua

Ungu

Anggrek

Ungu tua

Pink tua

Hijau kemerahan

Merah

Asoka

Coklat muda

Oranye muda

Coklat

Kuning

Kunyit

Oranye

Oranye cerah

Coklat kehitaman

Ungu

Bougenville

Pink tua

Pink muda

Coklat teh

Pink

Euphorbia

Pink keputih-putihan

Pink muda

Hijau lumut

Merah

Kamboja

Coklat tua

Coklat oranye

Coklat kehitaman


Memperkirakan pH suatu larutan dengan beberapa indikator

Trayek perubahan warna beberapa indikator sebagai berikut:


No.

Indikator

Perubahan Warna

Interval pH

1

Metil jingga

Merah - Kuning

2,9  -  4,0

2

Metil merah

Merah - Kuning

4,2  -  6,3

3

Bromtimol biru

Kuning - Biru

6,0  -  7,6

4

Fenolftalein

Tak berwarna - Merah

8,3  -  10,0



Contoh Soal nomor 1

Data penentuan pH air sungai pada kawasan idustri diperoleh sebagai berikut:

No.

Dengan Indikator

Warna

1

Metil jingga

Kuning

2

Metil merah

Kuning

3

Bromtimol biru

Hijau

4

Fenolftein

Tak berwarna

Berdasarkan data di atas, pH air sungai tersebut diperkirakan sekitar:


Jawab:


No.

Dengan Indikator

Warna

Perkiraan pH

1

Metil jingga

Kuning

≥ 4,0

2

Metil merah

Kuning

≥ 6,3

3

Bromtimol biru

Hijau

6,0 - 7,6 

atau  

≥ 6,0 dan ≤ 7,6

4

Fenolftein

Tak berwarna

≤ 8,3

Kesimpulan : perkiraan pH air sungai tersebut adalah diatas 6,3 dan dibawah 7,6

Catatan :

  • jika diatas maka pilih angka yang terbesar 

  • jika dibawah maka pilih angka yang terkecil.

Atau dengan cara grafik , pilih irisan dari ke empat grafik indikator




Gradien indikator pH ekstrak kubis merah pada larutan asam di sebelah kiri hingga basa di sebelah kanan



Contoh Soal Nomor 2

  1. Diketahui trayek beberapa larutan indicator.

No.

Indikator

Perubahan Warna

Interval pH

1

Metil jingga

Merah - Kuning

2,9  -  4,0

2

Metil merah

Merah - Kuning

4,2  -  6,3

3

Bromtimol biru

Kuning - Biru

6,0  -  7,6

4

Fenolftalein

Tak berwarna - Merah

8,3  -  10,0


Percobaan penentuan pH contoh air sungai pada kawasan idustri diperoleh data sebagai berikut:

No.

Dengan Indikator

Warna

1

Metil jingga

Kuning

2

Metil merah

Kuning

3

Bromtimol biru

biru

4

Fenolftein

Tak berwarna

Berdasarkan data di atas, pH air sungai tersebut diperkirakan . . . . 

  1. 6,3 < pH air sungai < 8,3

  2. 7,6  < pH air sungai < 8,3

  3. 7,6 < pH air sungai < 10,0

  4. 8,3 < pH air sungai < 10,0

  5. 6,3  < pH air sungai < 7,6


PEMBAHASAN

Percobaan penentuan pH contoh air sungai pada kawasan idustri diperoleh data sebagai berikut:

No.

Dengan Indikator

Warna

1

Metil jingga

Kuning

2

Metil merah

Merah 

3

Bromtimol biru

Kuning 

4

Fenolftein

Tak berwarna


Berdasarkan data di atas, pH air sungai tersebut diperkirakan sekitar:

Jawab :

 

No.

Dengan Indikator

Warna

Perkiraan pH

1

Metil jingga

Kuning

≥ 4,0

2

Metil merah

Merah 

≤ 4,2

3

Bromtimol biru

Kuning 

≤  6,0

4

Fenolftein

Tak berwarna

≤ 8,3


pH air sungai tersebut adalah diantara 4,0 hingga 4,2





Kerjakan soal dibawah ini dengan menggunakan tabel trayek pH diatas

1  Percobaan penentuan pH air sungai pada kawasan idustri

Air sungai diambil masing masing 10 ml dan dituangkan kedalam empat tabung reaksi,

kemudian masing masing tabung reaksi ditambah 3 tetes dari larutan indikator yang berbeda dan diperoleh data sebagai berikut:

    No. Tabung        Larutan Indikator         Perubahan warna dalam tabung reaksi

   1                    Metil jingga                             Kuning

   2                    Metil merah                            Kuning

   3                    Bromtimol biru                        Hijau

   4                    Fenolftein                                Tak berwarna


Berdasarkan data di atas, pH air sungai tersebut diperkirakan sekitar:

    a.  6,3 - 8,3                d.  6,0 - 6,3

    b.  6,3 - 7,6                e.  4,2 - 6,0

    c.  6,0 - 7,6


Pertanyaan Tambahan:

Dari keempat indikator tersebut maka tentukan dua indikator yang lebih mendekati dalam memperkirakan pH air sungai tersebut !


2. Rumus kimia senyawa indikator X diasumsikan sebagai HIn.  Reaksi kesetimbangan HIn dituliskan sebagai

   HIn ⇄ H+  +  In-

  Kuning          Hijau

Jika HIn dimasukkan kedalam larutan  NaOH maka pernyataan yang benar adalah:

1)       Terjadi reaksi NaOH + In-

2)       Terjadi reaksi NaOH + HIn

3)       Warna larutan menjadi hijau

pilih pernyataan yang benar adalah:

A.  1

B.  2

C.  3

D.  1 dan 2

E.   2 dan 3

F.   1 , 2 dan 3

G.  Tidak ada yang benar

    Berikan penjelasan dari pilihan jawaban anda!

      Gunakan tabel Trayek Rentang pH beberapa Indikator dari tabel diatas untuk mengerjakan 

      soal no 3 dan 4 dibawah ini


3.    Diketahui trayek perubahan warna beberapa indikator sebagai berikut: 

Jika 100 mL larutan CH3COOH 0,1 M (Ka = 10-5) diuji dengan indicator metil jingga, metil merah, bromtimol biru dan Fenolftalein, maka warna larutan indicator tersebut berturut-turut menjadi berwarna:

A.  Kuning , kuning , hijau , tak warna

B.  Kuning , kuning , biru , merah

C.  Jingga , kuning , hijau , tak warna

D.  Jingga , merah , kuning , tak warna

E.   Kuning , jingga , kuning , tak warna

      

Pertanyaan tambahan : 

Dari keempat larutan indokator tersebut maka Indikator yang harus ada dalam memperkirakan pH larutan CH3COOH 0,1 M adalah indikator . . . . . 

4. lengkapi tabel dibawah ini berdasar warna larutan indikator yang terjadi gunakan tabel trayek pH diatas

Link Pengumpulan Jawaban

https://forms.gle/KS24bzDdqEcN8ubRA














Tidak ada komentar:

Posting Komentar