Rabu

Perbedaan antara asam organik dan asam anorganik

 

Perbedaan antara asam organik dan asam anorganik dapat dilihat dari asal-usul, kekuatan kimia, serta yang paling mendasar adalah struktur molekulnya.

Berikut adalah penjelasan rinci mengenai perbedaan tersebut:

1. Perbedaan Struktur

Ini adalah perbedaan yang paling utama dan mendasar:

  • Asam Organik:

    • Unsur Penyusun: Selalu mengandung atom Karbon (C) dan Hidrogen (H) yang terikat bersama (ikatan C-H). Seringkali juga mengandung Oksigen.

    • Gugus Fungsi: Struktur asam organik yang paling umum ditandai dengan adanya gugus karboksil (-COOH). Contohnya, asam asetat memiliki struktur CH3-COOH.

    • Kompleksitas: Cenderung memiliki struktur molekul yang lebih besar dan kompleks (rantai karbon atau cincin aromatik).

    • Ikatan: Umumnya memiliki ikatan kovalen.

  • Asam Anorganik (Asam Mineral):

    • Unsur Penyusun: Umumnya tidak mengandung karbon (kecuali beberapa pengecualian seperti asam karbonat, H2CO3, namun tetap dianggap anorganik karena sifatnya). Terdiri dari hidrogen yang terikat pada non-logam atau gugus poliatomik.

    • Gugus Fungsi: Tidak memiliki gugus karboksil. Strukturnya lebih sederhana, biasanya berupa atom hidrogen yang terikat langsung pada atom elektronegatif (seperti Cl pada HCl) atau melalui atom oksigen (seperti pada H2SO4).

    • Kompleksitas: Memiliki struktur yang jauh lebih sederhana dibandingkan asam organik.

2. Perbedaan Sifat Kimia dan Fisika

KarakteristikAsam OrganikAsam Anorganik
SumberBerasal dari makhluk hidup (tumbuhan/hewan).Berasal dari mineral atau benda mati.
Kekuatan AsamUmumnya asam lemah (tidak terionisasi sempurna dalam air).Banyak yang merupakan asam kuat (HCl, $H_2SO_4$), meski ada juga yang lemah.
Titik Didih/LeburCenderung lebih rendah.Cenderung lebih tinggi.
KelarutanLarut dalam air (yang rantai pendek) dan pelarut organik.Sangat mudah larut dalam air.
Stabilitas PanasKurang stabil (mudah rusak/terbakar saat dipanaskan).Sangat stabil terhadap panas tinggi.

3. Contoh Senyawa

  • Contoh Asam Organik:

    • Asam Asetat (CH3COOH): Ditemukan dalam cuka.

    • Asam Sitrat (C6H8O7): Ditemukan dalam jeruk dan lemon.

    • Asam Laktat (C3H6O3): Terbentuk di otot saat berolahraga atau pada susu asam.

    • Asam Format (HCOOH): Ditemukan pada sengatan semut.

  • Contoh Asam Anorganik:

    • Asam Klorida (HCl): Asam lambung atau pembersih porselen.

    • Asam Sulfat (H2SO4): Digunakan dalam aki kendaraan.

    • Asam Nitrat (HNO3): Digunakan dalam pembuatan pupuk dan bahan peledak.

    • Asam Fosfat (H3PO4): Digunakan dalam minuman berkarbonasi.

Kesimpulan singkat: Jika Anda melihat rumus kimia yang mengandung gugus -COOH, itu hampir dipastikan adalah asam organik. Jika rumusnya sederhana dan berasal dari mineral bumi (seperti HCl atau H2SO4), itu adalah asam anorganik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar