Tugas Teori Asam Basa (Kerjakan dalam buku catatan lebih dahulu)
1. Jelaskan HCl bersifat asam menurut:
a.
Arrhenius
b.
Bronsted
Lowry
c. GN Lewis
2. Jelaskan NaOH bersifat basa menurut:
a.
Arrhenius
b.
Bronsted
Lowry
c.
GN
Lewis
3. Jelaskan CH3COOH bersifat asam menurut:
a.
Arrhenius
b.
Bronsted
Lowry
c. GN Lewis
4. Jelaskan NH3 bersifat basa menurut:
a.
Arrhenius
b. Bronsted Lowry
c. GN Lewis
5. Jelaskan
mengapa ion H+ dinamakan proton
Penjelasan
CO2
atom pusatnya adalah atom C (elektron valensi 4)
O=C=O
atom pusat tidak memiliki PEB
Sehingga molekul CO2 dapat
bersifat sebagai asam Lewis
Arrhenius dan Brontsed Lowry tidak dapat
menjelasan sifat asam dari CO2 karena
Arhenius :
CO2 dalam air tidak dapat terionisasi atau tidak dapat melepaskan
ion H+
Bronsted Lowry : CO2 tidak dapat melepaskan
proto (ion H+)
Untuk molekul PCl3
bersifat sebagai basa hanya bisa dijelaskan oleh Lewis karena
Molekul PCl3
atom pusatnya atom P masih memiliki PEB sehingga dapat memberikan pasangan
elektron.
Mengapa Bronsted
Lowry dapat menjelasan PCl3 bersifat basa?
Mengapa Arhenius tidak
dapat menjelaskan PCl3 bersifat sebagai basa ?
Senyawa (elektrolit) yang dalam air dapat terionisasi dibedakan:
Asam : senyawa kovalen polar
Basa : senyawa ion dan sebagian kovalen polar
Garam: senyawa ion
Berdasar teori Arrhenius rumus kimia
Asam --> kationnya berupa ion H+
Basa --> anionnya berupa ion OH-
Garam --> kationnya selain H+ anionnya selain OH-
Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka.
Istilah basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu.
Basa digunakan dalam pembuatan sabun.
Di alam, asam ditemukan dalam buah-buahan, misalnya asam sitrat dalam buah jeruk berfungsi untuk memberi rasa limun.
Ciri Asam :
Rasa masam
Asam pekat terasa menyengat bila disentuh, dan dapat merusak kulit
Kereaktifan: asam bersifat korosif, menjadikan logam berkarat.
Hantaran listrik: asam merupakan larutan elektrolit.
pH < 7
Memerahkan kertas lakmus biru
Ciri Basa :
Rasa agak pahit
Bersifat kaustik (licin seperti sabun)
pH > 7
membirukan kertas lakmus merah
Ciri Asam Kuat :
1.Terionisasi sempurna dalam air
2.Reaksi ionisasi satu arah
3.Derajat ionisasi ( α ) = 1 atau mendekati 100%
4.Ka ≥ 1 atau pKa < 0
5.Contoh: HCl, HBr, HI, HSCN, HNO3, H2SO4, HClO4.
Ka : tetapan kesetimbangan ionisasi asam
Ka menunjukkan kekuatan asam
Ka ≥ 1 menunjukkan asam kuat
Ka < 1 menunjukkan asam lemah
Ciri Asam Lemah:
1. Terionisasi sebagian dalam air
2. Reaksi ionisasi dua arah membentuk kesetimbangan
3. Derajat ionisasi ( α ) < 1 atau kecil
4. Ka < 1 atau pKa > 0
5. Contoh: HF, HCN, H2SO3 , HNO2 , CH3COOH , HCOOH , H2C2O4 dll
Ciri Basa Kuat :
(kation logam gol IA dan IIA dengan ion OH-)
Terionisasi sempurna dalam air
Reaksi ionisasi satu arah
Derajat ionisasi ( α ) = 1 atau mendekati 100%
Kb ≥ 1 atau pKb< 0
Contoh Basa Kuat :
kation logam IA + OH- : LiOH , NaOH , KOH , RbOH , CsOH
kation logam IIA + OH- : Ca(OH)2 , Sr(OH)2 , Ba(OH)2 , Ra(OH)2
Contoh Basa Lemah : NH3 = NH4OH , Zn(OH)2 , Fe(OH)2 CH3NH2 , Al(OH)3 dan lain-lain
Valensi asam = jumlah ion H+ yang dapat dilepaskan oleh satu molekul asam
Valensi basa = jumlah ion OH- yang dapat dilepaskan oleh satu molekul senyawa basa
Valensi garam = jumlah elektron yang dipakai dalam ikatan senyawa garam tersebut.
Asam bervalensi satu ( asam monovalen / asam monoprotik / asam berbasa satu)
HF, HCl;, HBr, HI, HCN, HSCN,
HClO, HClO2, HClO3, HClO4,
HBrO, HBrO3, HBrO4,
HIO, HIO3
asam laktat (asam 2-hidroksipropanoat)CH3CH(OH)COOH
Asam bervalensi dua ( asam bivalen / asam diprotik / asam berbasa dua)
H2SO4 , H2SO3 , H2S , H2S2O3 , H2C2O4 , H2CO3 , H2SiO3 , H2MnO4 , H2CrO4 , H2Cr2O7 , asam malonat CH2(COOH)2 (asam 1,3 propanadioat)
Asam polivalen : H3PO4 , H3PO3 , H3BO3
Reaksi ionsisasi
larutan asam
HCl(aq) à H+(aq) + Cl-(aq)
HCl + H2O
à H3O+
+ Cl-
NaOH(aq) à Na+(aq) + OH-(aq)
NaOH(s) + H2O(l)
à NaOH(aq) à Na+
+ OH-
SOAL Pengenalan Senyawa Asam – Basa 2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar