Senin

13A. STOIKIOMETRI ASAM BASA & SPESI

 13A. STOIKIOMETRI ASAM BASA & SPESI

LINK SOAL G DOCS STOIKIOMETRI ASAM BASA SERTA SPESI





REAKSI ANTARA ASAM DAN BASA

KESIMPULAN

  1. Asam Kuat + Basa Kuat → ada tiga kemungkinan pH yang terjadi

a.  Jika Asam Kuat bersisa maka pH larutan cukup ditentukan dari asam kuat sisa.

pH larutan < pH air

pH larutan < 7

b.  Jika tidak ada yang bersisa maka membentuk garam netral (Garam netral)

pH larutan = pH air = 7

c.  Jika Basa Kuat bersisa maka pH larutan cukup ditentukan dari basa kuat sisa

pH larutan > pH air

pH larutan > 7


  1. Asam Kuat + Basa Lemah → ada tiga kemungkinan pH yang terjadi

a.  Jika Asam Kuat bersisa maka pH larutan cukup ditentukan dari asam kuat sisa.

pH larutan < 7

b.  Jika tidak ada yang bersisa maka membentuk garam hidrolisis sifat asam.

pH larutan >  7

c.  Jika Basa Lemah bersisa maka pH larutan dari basa lemah sisa dan kation garam 

     (membentuk kesetimbangan buffer basa)

pH larutan > 7

 

  1. Asam Lemah + Basa Kuat → ada tiga kemungkinan pH yang terjadi

a. Jika Asam Lemah bersisa maka pH larutan ditentukan dari asam lemah sisa 

    dan anion garam 

       (membentuk kesetimbangan buffer asam).

     pH larutan < 7

b. Jika tidak ada yang bersisa maka membentuk garam hidrolisis sifat basa.

pH larutan >  7

c. Jika Basa Kuat bersisa maka pH larutan cukup ditentukan dari basa kuat sisa.

pH larutan > 7


  1. Asam Lemah + Basa Lemah → ada tiga kemungkinan pH yang terjadi

a. Jika Asam Lemah bersisa maka pH larutan ditentukan dari asam lemah sisa 

    dan kation garam 

    (membentuk kesetimbangan buffer asam).

         pH larutan < 7

b. Jika tidak ada yang bersisa maka membentuk garam hidrolisis sempurna  

Jika Ka > Kb maka pH larutan <  7

Jika Ka = Kb maka pH larutan =  7

Jika Ka < Kb maka pH larutan >  7

c.  Jika Basa Lemah bersisa maka pH larutan cukup ditentukan dari basa lemah sisa 

     dan anion garam 

     (membentuk kesetimbangan buffer basa).

           pH larutan > 7


Pertemuan Bab ini khusus reaksi antara Asam Kuat + Basa Kuat

Contoh soal:

1.  Hitung pH larutan dan tentukan spesi yang ada jika 200 mL larutan HCl 0,5 M ditambah dengan 100 mL larutan NaOH  0,5 M

 

CARA REAKSI:

mmol HCl = 200 x 0,5 = 100 mmol

mmol NaOH = 100 x 0,5 = 50 mmol

 

                     HCl        +      NaOH   →   NaCl  +  H2O

mula mula:   100 mmol          50 mmol

bereaksi    : 50           50                50          50

_____________________________________________

sisa : 50         -                  50         50

 

Hasil reaksi terdapat NaCl  (yang merupakan garam netral tidak terhidrolisis) dan ada HCl sisa (asam kuat sisa) maka pH larutan ditentukan dari asam kuat sisa.

garam NaCl : tidak mempengaruhi pH larutan.

 

pH larutan ditentukan dari HCl sisa = 50 mmol (terionisasi sempurna)

[HCl] sisa = 50 mmol / 300 mL = 5/30 M  = 1,67 . 10-1 M

        HCl           -->       H+        +         Cl-

   1,67 . 10-1 M   1,67 . 10-1 M

 

pH = –  log [H+]

pH = – log 1,67 . 10-1

pH = 1 – log 1,67


Spesi awal yang ada dalam masing masing larutan

mmol HCl = 200 x 0,5 = 100 mmol (terionisasi sempurna)

mmol NaOH = 100 x 0,5 = 50 mmol (terionisasi sempurna)

 

§ ion H+ = 100 mmol

§ ion Cl- = 100 mmol

§ ion Na+ = 50 mmol

§ ion OH- = 50 mmol

Spesi yang ada diakhir reaksi :

§ Ion Na+ = 50 mmol

§ ion Cl- = 100 mmol (NaCl dan HCl)

§ ion H+ dari HCl sisa = 50 mmol

molekul H2O yang terbentuk dari reaksi = 50 mmol


 

HCl

+  NaOH

à

NaCl

+  H2O

Mula mula

100 mmol

50 mmol

 

 

 

Bereaksi

50

50

 

50

50

Akhir

50

-

 

50

50


2. Hitung pH larutan dan tentukan spesi yang ada jika 200 mL larutan HCl 0,2 M ditambah dengan 100 mL larutan Ca(OH)2  0,2 M

 

CARA REAKSI:

mmol  HCl = 200 ml x 0,2 M = 40 mmol 

mmol Ca(OH)2 = 100 ml x 0,2 M = 20 mmol


         2HCl   +   Ca(OH)2   →   CaCl2  +  2H2O

mula mula :       40 mmol    20 mmol

bereaksi    :   40                20                  20            40

______________________________________________

sisa :   -               -                    20            40

Hasil reaksi hanya  CaCl2 (garam netral terionisasi sempurna).

atau karena semua pereaksi habis semua maka pH larutan ditentukan dari H2O sehingga pH larutan menjadi 7.


Spesi awal yang ada dalam masing masing larutan

mmol  HCl = 200 ml x 0,2 M = 40 mmol 

(terionisasi sempurna)

mmol Ca(OH)2 = 100 ml x 0,2 M = 20 mmol (terionisasi sempurna)

§  ion H+ = 40 mmol

§ ion Cl- = 40 mmol

§ ion Ca2+ = 20 mmol

§ ion OH- = 40 mmol

garam CaCl2 terionisasi sempurn menjadi ion Ca2+  dan ion Cl- = 

Spesi yang ada diakhir reaksi :

§ Ion Ca2+ = 20 mmol

§ ion Cl- = 40 mmol (CaCl2)

molekul H2O yang terbentuk dari reaksi = 40 mmol

 

2HCl

+  Ca(OH)2

à

CaCl2

+  2H2O

Mula mula

40 mmol

20 mmol

 

 

 

Bereaksi

40

20

 

20

40

Akhir

-

-

 

20

40




LINK SOAL G DOCS STOIKIOMETRI ASAM BASA SERTA SPESI







SOAL LATIHAN 1

 1. Hitung pH larutan dan tentukan jumlah spesi mula mula dan spesi akhir reaksi 

      jika

a.   200 ml larutan H2SO4 0,2 M + 100 ml larutan KOH 0,2 M

b.   200 mL larutan H2SO4 0,2 M + 400 ml larutan KOH 0,2 M

c.   200 mL larutan H2SO4  0,2 M + 600 ml larutan KOH 0,2 M

Gunakan persamaan reaksi berikut

Reaksi belum setara : H2SO4 + KOH -->   K2SO4  +  H2O

Langkah Pembahasan
Jawab a. 1) Tentukan mmol H2SO4 2) Tentukan mmol KOH 3) Lengkapi tabel reaksi berikut: Reaksi belum setara

 

H2SO4

+  KOH

à

 K2SO4

 +  H2O

mmol mula mula

 

 

 

 

 

mmol yg bereaksi

 

 

 

 

 

mmol akhir reaksi

 

 

 

 

 


4) Tentukan spesi awal dan jumlah mmolnya dari : 

5) Tentukan spesi yang ada diakhir reaksi:


2. Hitung pH larutan dan tentukan jumlah spesi mula mula dan spesi akhir reaksi   

    jika

a   100 mL larutan HCl 0,2 M + 20 ml larutan Ca(OH)2  0,2 M

b   100 mL larutan HCl 0,2 M + 50 ml larutan Ca(OH)2  0,2 M

c    100 mL larutan HCl 0,2 M + 80 ml larutan Ca(OH)2  0,2 M

 

3. Hitung volume larutan HCl 0,4 M yang direaksikan dengan 100 mL larutan KOH 0,4 M  agar terjadi pH larutan menjadi  13

 

4. Hitung volume larutan HCl 0,4 M yang direaksikan dengan 100 mL larutan Ca(OH)2 0,4 M  agar terjadi pH larutan menjadi  13

 

5. Hitung volume larutan HCl 0,4 M yang direaksikan dengan 100 mL larutan Ca(OH)2 0,4 M  agar terjadi pH larutan sama dengan 7

 

6. Hitung volume larutan HCl 0,4 M yang direaksikan dengan 100 mL larutan KOH 0,4 M  agar terjadi pH larutan menjadi  2 – log 5

 

7. Hitung volume larutan HCl 0,4 M yang direaksikan dengan 100 mL larutan Ca(OH)2 0,4 M  agar terjadi pH larutan menjadi 2 – log 5



SOAL LATIHAN  2

1. Hitung pH larutan yang terjadi jika 200 mL larutan HCl dengan pH = 1 ̶   2log 2  direaksikan dengan 100 mL larutan NaOH dengan pH = 13 + 2 log 2.

 

2. Hitung pH larutan yang terjadi jika 200 mL larutan H2SO4 dengan pH = 1 ̶  log 4 direaksikan dengan 200 mL larutan NaOH dengan pH 13 + log 4  dan semua molekul H2SO4 berubah menjadi garam natrium sulfat. 

 

3.  Hitung pH larutan yang terjadi jika 200 mL larutan HCl 0,4 M direaksikan 

dengan 100 mL larutan Ca(OH)2 dengan pH = 13 + log 4.

 

4.  Hitung pH larutan yang terjadi jika 200 mL larutan HCl 0,4 M direaksikan 

dengan 200 mL larutan Ca(OH)2  0,4 M

 

5.  Hitung volume larutan HCl 0,4 M yang direaksikan 

dengan 100 mL larutan Ca(OH)2  0,4 M  agar terjadi pH larutan menjadi  13


6.  Hitung volume KOH 0,2 M yang direaksikan dengan 200 ml H2SO4 0,2 M agar terjadi  pH  larutan menjadi 10 dengan reaksi    2 KOH + H2SO4 --> K2SO4   +  H2O





Tidak ada komentar:

Posting Komentar