Rabu

15A. HIDROLISIS GARAM

 15A. HIDROLISIS GARAM

Berdasar rumus kimia maka:

a) Asam jika kationnya ion H+

b) Basa jika anionnya ion OH-

c) Garam jika kationnya dari basa dan anionnya dari asam


Spesi dalam larutan asam kuat


Spesi dalam larutan asam lemah

Spesi dalam larutan basa kuat

Spesi dalam larutan basa lemah


Perbedaan reaksi ionisasi asam, basa dan garam

1) Reaksi ionisasi asam

a. Asam kuat (terionisasi sempurna) : 

HCl  --> H+  +  Cl-
ion Cl- tergolong konjugasi lemah (sehingga tidak dapat menarik ion H+ dari H2O atau tidak dapat bereaksi dengan H2O)

b. Asam lemah (terionisasi sebagian) :  

CH3COOH  H+  +  CH3COO-
ion CH3COO- tergolong konjugasi kuat (sehingga dapat menarik ion H+ dari H2O atau dapat bereaksi dengan H2O)
 
2) Reaksi ionisasi basa
a. Basa kuat (terionisasi sempurna) : 

NaOH -->  Na+  +  OH-
ion Na+  tergolong konjugassi lemah (sehingga tidak dapat menarik ion OH- dari H2O atau tidak dapat bereaksi dengan H2O)

b.  Basa lemah (terionisasi sebagian) :  

NH3 + H2 NH4+  +  OH-
ion NH4+ tergolong konjugasi kuat (sehingga dapat menarik ion OH- dari H2O atau dapat bereaksi dengan H2O)
 
3) Reaksi ionisasi garam
a. Garam yang berasal dari asam kuat + basa kuat  --> garam netral (tidak mengalami hidrolisis)
NaCl  -->   Na+  +  Cl-  (reaksi berhenti)

b. Garam yang berasal dari asam kuat + basa lemah --> garam hidrolisis sebagian
NH4Cl   --> NH4+  +  Cl- (reaksi akan berlanjut dari kation garam)
NH4+  +  H2 NH3  +  H­3O+ (reaksi hidrolisis dari garam NH4Cl)
 
c. Garam yang berasal dari asam lemah + basa kuat --> garam hidrolisis sebagian
CH3COONa  -->  Na+  +  CH3COO-  (reaksi akan berlanjut dari anion garam)
CH3COO-  +  H2  CH3COOH  +  OH- 
                                               (reaksi hidrolisis dari garam CH3COONa )
 
d. Garam yang berasal dari asam lemah + basa lemah --> garam hidrolisis sempurna
CH3COONH4 -->  NH4+  +  CH3COO-  (reaksi akan berlanjut dari kation dan anion garam)
NH4+  +  H2 NH3  +  H­3O+
CH3COO-  +  H2  CH3COOH  +  OH-


   Spesi dalam larutan garam


Mengapa larutan NaCl 0,1 M memiliki pH = 7 

Mengapa Larutan  CH3COONa  0,1 M memiliki pH > 7 

Mengapa Larutan NH4Cl  0,1 M memiliki pH < 7 

Jelaskan !


Jelaskan perbadaan senyawa asam , basa dan garam berdasar rumus kimianya !

Berdasar rumus kimia maka:

a)      Asam jika kationnya ion H+

b)      Basa jika anionnya ion OH-

c)      Garam jika kationnya dari basa dan anionnya dari asam

 

Reaksi asam + basa membentuk senyawa garam

Jenis jenis garam berdasar jenis asam dan basa yang bereaksi maka

1)  Reaksi asam kuat + basa kuat --> garam tidak terhidrolisis (garam netral)

2)  Reaksi asam kuat + basa lemah --> garam hidrolisis bersifat asam

3) Reaksi asam lemah + basa kuat --> garam hidrolisis bersifat basa

4)  Reaksi asam lemah + basa lemah --> garam hidrolisis sempurna

Garam hidrolisis sempurna akan bersifat :

a) Asam jika Ka > Kb

b) Basa jika Ka < Kb

c) Netral jika Ka = Kb

Jenis-jenis garam berdasar reaksi dengan H2O:

  1. Garam tidak hidrolisis
  2. Garam hidrolisis

a. Hidrolisis sebagian

b. Hidrolisis sempurna

 Hidrolisis  à Reaksi peruraian oleh air

à  Reaksi dengan air

Garam netral à tidak terhidrolisis

à dalam air tetap berupa ion-ion dari garam tersebut

à berasal dari asam kuat dan basa kuat.

(asam kuat dan basa kuat terionisasi sempurna)


Ion yang dapat hidrolisis adalah:

1.    Kation yang berasal dari basa lemah (asam konjugasi kuat)

Kation garam akan melepaskan proton ke air sehingga konsentrasi ion H+ didalam larutan lebih besar à bersifat asam

2.    Anion yang berasal dari asam lemah (basa konjugasi kuat)

Anion garam dapat menarik ion H+ air sehingga [OH-] didalam larutan lebih besar à bersifat basa

 Ion yang tidak dapat hidrolisis (tidak dapat bereaksi dengan air) adalah:

  1. Kation dari basa kuat

IA: Li+, Na+, K+, Rb+, Cs+

IIA: Ca2+, Sr2+, Ba2+

  1. Anion dari asam kuat (Cl- , Br- , I- , NO3- , ClO4- , SCN- , SO42- , HSO4-)

Asam kuat à terionisasi sempurna

HCl à H+  +  Cl-

                 Basa konjugasi lemah

(ion Cl- tidak dapat menerima H+ kembali)

Cl- + H+  à tidak dapat  bereaksi

Cl-  +  H2à tidak dapat  bereaksi

Asam lemah à terionisasi sebagian

HF     H+F-

                 Basa konjugasi kuat

(ion F- dapat menerima H+ kembali)

F-  +  H+     HF

F- + H2O    HF + OH-  (mengalami hidrolisis)


Basa kuat à terionisasi sempurna

                à reaksi satu arah

NaOH à Na+  +  OH-

 Ion Na+ + OH à tidak dapat membentuk NaOH kembali

Na+  +  H2O à tidak terhidrolisis

Basa lemah à terionisasi sebagian

NH3  +  H2O <=> NH4OH    NH4+  +  OH-

                                           (asam konjugasi kuat) 

Ion NH4+  +  OH-  à dapat membentuk NH4OH kembali.

NH4+  + H2O   NH4OH +  H+ 

NH4+  + H2O    NH3  +  H3O+ 

Ion NH4+  dapat hidrolisis (dapat bereaksi dengan air).


Catatan

Anion yang berasal dari asam  kuat  merupakan  konjugasi  lemah sehingga anionnya tidak dapat menarik proton (ion H+) dari H2O

Contoh : Cl- , Br- , I- , NO3- , SO42-

 

Anion yang berasal dari asam lemah  merupakan konjugasi kuat sehingga anionnya dapat menarik proton (ion H+) dari H2O dan menghasilkan ion OH-

Contoh : CH3COO- , HCOO- , C2O42- , NO2- , HS-

Kation yang berasal dari basa kuat  merupakan  konjugasi  lemah sehingga tidak dapat bereaksi dengan H2O

Contoh kation yang tidak terjadi hirolisis:

Kation IA : Li+, Na+, K+, Rb+, Cs+

  Kation IIA: Ca2+, Sr2+, Ba2+

 

Kation yang berasal dari basa lemah  merupakan  konjugasi  kuat sehingga dapat bereaksi dengan H2O  (dapat menarik ion OH- dari air)

Contoh kation yang terjadi hirolisis: NH4+, Zn2+, Al3+ , Cu2+ dan lain lain

NH4+  + H2O   NH4OH +  H+ 

NH4+  + H2O   NH3  +  H3O+ 

Zn2+   + 2H2O   Zn(OH)2  + 2 H+  atau  Zn2+   + H2O   Zn(OH)+ + H+

Kesimpulan:

Asam Kuat --> Ion Negatifnya (anionnya) merupakan basa konjugasi lemah

Asam Lemah --> Ion Negatifnya (anionnya) merupakan basa konjugasi kuat

 

Basa Kuat -->  Ion Positifnya (kationnya) merupakan asam konjugasi lemah

Basa Lemah --> Ion Positifnya (kationnya) merupakan asam konjugasi kuat







Catatan

Anion yang berasal dari asam  kuat  merupakan  konjugasi  lemah sehingga anionnya tidak dapat menarik proton (ion H+) dari H2O

Contoh anion yang tidak terjadi hidrolisis : Cl- , Br- , I- , NO3- , SO42-

 

Anion yang berasal dari asam lemah  merupakan konjugasi kuat sehingga anionnya dapat menarik proton (ion H+) dari H2O dan menghasilkan ion OH-

Contoh anion yang terjadi hidrolisis : CH3COO- , HCOO- , C2O42- , NO2- , HS-

 

Kation yang berasal dari basa kuat  merupakan  konjugasi  lemah sehingga tidak dapat bereaksi dengan H2O

Contoh kation yang tidak terjadi hirolisis:

Kation IA : Li+, Na+, K+, Rb+, Cs+

  Kation IIA: Ca2+, Sr2+, Ba2+

 

Kation yang berasal dari basa lemah  merupakan  konjugasi  kuat sehingga dapat bereaksi dengan H2O  (dapat menarik ion OH- dari air)

Contoh kation yang terjadi hirolisis: NH4+, Zn2+, Al3+ , Cu2+ dan lain lain

Misal anion dilambangkan X- sebagai konjugasi kuat, maka reaksi hidrolisis:

X- + H2 HX +  OH-

 

Misal kation dilambangkan  L+ sebagai konjugasi kuat, maka reaksi hidrolisis:

L+ + H2O LOH +  H+


TUGAS HIDROLISIS 1

Tuliskan reaksi ionisasi dan reaksi hidrolisis dari garam berikut dan tentukan sifat larutan garamnya asam / netral / basa :

1.  KF

2.  NH4Cl

3.  Ca(CH3COO)2

4.  (NH4)2SO4

5.  ZnSO4

6.  Na2S

7.  NaHS

8.  NH4F

 

Contoh Jawaban 

 1.  Reaksi ionisasi :       KF --> K+  +  F-

Reaksi hidrolisis : F-  +  H2 HF  +  OH-

Larutan garam KF bersifat basa karena reaksi hidrolisisnya   menghasilkan ion OH-



Penjelasan :

Garam KF terbentuk dari KOH (basa kuat) dan HF (asam lemah)

K+ + H2O    -->  tidak terjadi hidrolisis

F-  +  H2 HF  +  OH-


Atau

KF + H2O   K+ + HF  + OH-


Garam KF dalam air bersifat basa karena anion garamnya terhidrolisis menghasilkan ion OH- sehingga ion OH- dalam air (larutan) bertambah.


Silahkan dilanjutkan , kerjakan di kertas selanjutnya di foto , selanjutnya upload di google drive anda sendiri dan tuliskan link g drive dalam google form dengan link :


link Pengumpulan Jawaban 2026 : https://forms.gle/APLwKbRqHwBUt1NU7




TUGAS HIDROLISIS 2

SOAL DISKUSI 

     Tuliskan spesi spesi yang ada dalam larutan berikut serta urutkan dari jumlah partikel yang terbesar ke kecil

1.  NaF

2.  NH4HSO4 

3.  (NH4)2SO4 

4.   NH4Cl

5.  NaH2PO4

6.  Na2HPO4

7.   Na3PO4

8.  (NH4)2SO4

9.  NH4F

10.  NaCN

11.  NaHS

12.  Na2S



Contoh Jawaban 

 1.  Reaksi ionisasi :       NaF --> Na+  +  F-

Reaksi hidrolisis : F-  +  H2 HF  +  OH-

      Spesi yang ada :  Na+  >  F- > OH- > HF >  H+




Tidak ada komentar:

Posting Komentar